PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi KlinisFisiologi

akoria

akoria

Ringkasan Singkat

Suatu kondisi psikologis atau fisiologis yang ditandai dengan rasa lapar yang terus-menerus dan tidak adanya perasaan kenyang setelah makan.

Akoria adalah istilah medis dan psikologis yang merujuk pada kegagalan tubuh atau pikiran untuk merasakan kepuasan atau kenyang setelah makan (absence of satiety). Berbeda dengan polifagia (makan berlebihan), akoria lebih menekankan pada hilangnya sensasi subyektif dari rasa 'cukup' atau kenyang, sehingga individu yang mengalaminya mungkin terus makan bukan karena lapar yang amat sangat, melainkan karena mereka tidak pernah merasa kenyang.

Kondisi ini sering dikaitkan dengan gangguan pada hipotalamus, bagian otak yang mengatur rasa lapar dan kenyang, atau terkait dengan gangguan makan dan kondisi psikiatri tertentu seperti depresi berat atau gangguan obsesif-kompulsif. Penanganan akoria biasanya melibatkan pendekatan multidisiplin yang mencakup evaluasi neurologis, manajemen nutrisi, dan terapi perilaku kognitif untuk mengatur ulang pola makan.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Dorland's Illustrated Medical Dictionary
  • APA Dictionary of Psychology
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback